Wednesday, August 18, 2010

Lukanya yang tidak berdarah



Beratnya rasa hati nak melangkah pergi
Tetapi apakan daya aku terpaksa
Buat kali terakhir inginku mengucapkan
Semoga dirimu berbahagia selalu
Tentang diriku ini
Terserah padaMu Tuhan menetukan...

Tak perlui kau bertanya ke mana ku pergi
Pandailah aku menjaga diriku ini
Sekali kumelangkah oh biarlah ku teruskan
Perjalanan ini walaupun sendirian
Hanya Tuhan yang tahu dukalara hidupku ini
Tak terkata, aduhai sayang...

1
Ku masih lagi teringat
Bicaramu yang terakhir
Pedihnya hinggamenikam kalbu
Bisanya...

Selamat tinggal sayangku
Selamat tinggal kasihku
Aku terpaksa pergi dahulu
Kerana terluka hati ini

Kiranya tempias membasahai jendelamu
Itulah airmata yang jatuh di pipiku
Kiranya sang bayu menyentuhi paras wajahmu
Oh itulah rinduku yang menyebut namamu
Setelah sekian lama tak jumpa

Nota Betis:
*diam x diam dah 8 Ramadhan, belum lagik berbuke pose ngan mak abah. Next week mau pulang kg lme2. Nak suh  mak masak sedap2....


Post a Comment